Senin, 19 April 2010

Aku dan hujan

Enggak tau, setiap hujan turun, ada saja waktuku terbuai untuk merenungi kehidupanku. Kali ini hujan turun tidak terlalu deras tapi betah juga sepertinya, udah putus-nyambung berapa kali nih.

Kembali ke laptop.....

Sebelumnya aku pernah menulis sebuah curahan keluh-kesah disaat yang sama, tapi waktu itu hujan tidak rinrik-rintik, bukan di kala senja & bukan di gereja tua, hehehehe

Tapi kali ini kutulis di saat hujan rintik-rintik kala menjelang senja di rumah dinas tua, wkwkwkwk

Uhhhhh, rasanya hari-hari kemaren kulalui tanpa makna, bahkan sangat tidak biasa, seperti makan tanpa garam, seperti pempek tak bercuka, tak ada sesuatu yang baru, yang beda, ya paling enggak mestinya lebih baik dikit dari hari kemaren gitu.

Mungkin laptop ini mulai bosen juga diliatin, (sama aku juga bosen lihatin lo). penyakitnyapun makin parah, tau deh kena virus apa, tiap 2-3 jam restart. Mana dokternya gak up to date pula. Kecian deh,

back to story....

Oke aku coba semangat baru nih, bismilllah.......
Ya Allah SWT, mungkin aku belum menjadi hambaMu yang taat, setiap hari ada saja kesalahan baik sengaja atau tidak yg kulakukan, bahkan pernah janji tak lagi perbuat, ehh hanya janji di bibir saja.
Nah hari ini jam 2 tepat, saat hujan semakin lebat, aku akan mulai berusaha berkutat dalam kehidupan yang tidak mudharat. Insya Allah,

Semoga seiring hujan yang kian mereda, ada asa yg makin membara, membakar jiwa yg terlena di kehidupan yang fana.

Suatu saat nanti bila tiba waktunya bidadari yg Kau janjikan untukku, siap ku pinang, bilakah hujan yang menetramkan ini kembali mengguyur bumi yang damai, mengiringi ijab qabul ku......

Aahhh so sweet....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer