Aku ingin curhat tentang apa-apa yang terjadi belakangan ini dalam keseharianku, mohon maap kalo ada yg tidak berkenan, setidaknya aku ingin menumpahkan rasa senang, sedih dan apapun yang kurasakan, tentunya tetap mempertimbangkan hal-hal yang masih wajar untuk ku bagi disini....
Sabtu 11 Desembar 2010....
Sehabis pulang kerja shift sore, kira-kira pukul 00:00 WIB, seperti biasa yang pertama kali kulihat adalah handphoneku, kali ini terasa sedikit berbeda, karena ada misscall atau sms dari seseorang yg benar-benar kuharapkan setelah sekian misscall dan sms yang kuberikan padanya tak pernah lagi dia respon sedikitpun, kalaupun ada responnya adalah segera mereject telponku... :(
Kali ini ada, 1 sms, kubaca,,,, iya benar dari dia, tadi sore saat aku sedang bekerja dia mengirimnya. Oh iya saya informasikan dulu bahwa aku kalau bekerja tidak boleh bawa hp, dilarang keras, karena katanya berpotensi menimbulkan ledakan, maklum ditempatku bekerja resiko kebakaran, bahkan ledakan itu cukup besar dan sinyal hp salah satu pemicunya, bahkan ada 1 buah tanki LPG kayak bola raksasa, kalau 1 saja yang meledak katanya bisa menghancurkan kota palembang, sangat mengerikan....
Wes, kembali ke jalan cerita, intinya dia akan ke palembang, kalo boleh "GR" sedikit, dia mo ketemu dengan ku, setidaknya itu yg kupahami dari isi smsnya. OK untuk malam itu berbahagialah hatiku, maksud hati ingin telpon dia, tapi dah malam banget, dia pasti dah tidur, apa lagi habis dari perjalanan yang jauh, pasti capek, maka kubalas saja smsnya, "mhn maap baru sempet baca smsnya, coz baru pulang kerja",,,,
Biasanya sehabis pulang kerja sore, aku belum langsung tidur, paling jam 2an aku baru terlelap di dunia mimpi, tapi lebih sering gak mimipi juga sih,,,, tapi malam itu terasa begitu melelahkan bagiku, pekerjaan yang kulakukan hari ini cukup menguras tenaga dan pikiranku ditambah lagi masalah aku dengan dia, huff... pusing kepalaku ditambah masuk angin pula, lengkap sudah, kuputuskan langsung tidur aja, berharap esok kan lebih segar dan dapat berita dari si dia.
.......
Sekitar pukul 04:30 seperti biasa suara-suara syahdu dari masjid-masjid di sekitar rumah, kali ini membangunkan ku, tetap dengan kepala yg agak pusing & perut yg kembung, wah belum seperti apa yg kuharapkan semalam rupanya, emmmhhh....
Bagaimana dengan dia???? apakah ada kabar baik, masih aq tunggu....
Sampailah aku sudah melakukan segala rutinitas pagi, belum ada kabar darinya, kuputuskan "lagi" tuk coba menelponnya & "lagi-lagi" di tolak.... hem... nasib-nasib mengapa jadi begini.... "lagi" ku kirim sms setelah telponku ditolak, & "lagi-lagi" tak ada respon apapun. Aku jadi kepikiran apakah sms kemarin itu benar-benar untuk aku? atau dia salah kirim? gak tau lah, cuma dia yang tahu kok.
OKelah kalo begitu, sepertinya dia benar-benar "marah" & tak mau memaafkan ku lagi, setelah kucubo memberikan pemahaman padanya atas kondisi & situasi yg kurang kondusif dalam melanjutkan hubungan ini, sebenarnya aq ingin sekali mengakhiri semua ini dengan baik2 sebagaimana diawalinya dengan baik2 juga, dan dapat menjadi awal hunbungan baru yg lebih tepat, tanpa memutus tali silaturrahim diantara kami, yah semoga suatu saat dia bisa mengerti & memahami laki berumur 24th ini yg sudah mendambakan pendamping hidup seutuhnya, yg menjadi obat rindu saat dia pulang kerumah, yg menjadi pelayan terbaik saat aq lelah dari bekerja, yang juga kucintai dan dicintai oleh ku serta mertua juga....
Minggu, 12 Desember 2010
Langganan:
Postingan (Atom)
Entri Populer
-
Malam ini, akan menjadi malam pertama dimana besok aku kembali bekerja, tidak seperti biasanya, karena aku baru saja sembuh dari sakit. Ya, ...
-
...... Harapan itu sepertinya takkan berbalas, ketika sebuah pernyataan tak terduga seolah telah menjadi hijab hatinya untukku. Tap...
-
Aku ingin curhat tentang apa-apa yang terjadi belakangan ini dalam keseharianku, mohon maap kalo ada yg tidak berkenan, setidaknya aku ingin...
-
Malam yang dingin, gemuruh di atas awan, kilatan cahaya berpijar membelah gelap, itulah suasana saat jemari ini menari-nari diatas huruf-hur...
-
Malam ini, aku mengintip bidadari itu. Dia nampak begitu jelita namun tetap bersahaja, berpeluh rindu merangkai asa, bilakah cintaku ber...
-
lagi, hujan kali ini membuat aku merenung.... kemana lagi perginya semangat itu... jiwa raga ini lelah terus mengeluh... aku seperti b...
-
kakak titip sebahagian hatiku di jantungmu tapi jangan kau terlau rasakan adanya hati ini padamu biarlah dia seolah-olah ada di setiap d...
-
Enggak tau, setiap hujan turun, ada saja waktuku terbuai untuk merenungi kehidupanku. Kali ini hujan turun tidak terlalu deras tapi betah ju...