Jumat, 28 Januari 2011

Hikmah sakitku...

Malam ini, akan menjadi malam pertama dimana besok aku kembali bekerja, tidak seperti biasanya, karena aku baru saja sembuh dari sakit. Ya, sakit yang telah memberiku banyak hikmah. Meski tak terlalu parah sakitku, tapi cukuplah untuk menyadarkanku, betapa aku banyak sekali telah melupakan hal-hal kecil yang memang sering aku lupakan selama ini.

Salah satu diantaranya adalah hubunganku dengan Umakku, seminggu ini aku benar-benar merasakan kembali full menu spesial dari Umakku, hmmm salah satu obat termanjur untuk sakitku, hehehe.... tapi dibalik itu, aku terpikir betapa aku masih merepotkan Umakku sampai usiaku yg sudah hampir 1/4 abad ini, jauh-jauh Umak rela datang ke tempatku, khusus untuk merawatku, bahkan meninggalkan Baba sendirian di kampung. Maaf Baba, Umak padaku sementara ini, ^^ . Umak yang semakin senja usianya, tak tega juga aku melihatnya ikut susah memikirkan anaknya, bahkan ada sempet temen kerja ku yang besuk "menyindirku" tuk jangan merepotkan Umak lagi, maka carilah "Wong rumah" biar ada yang mengurusku terutama di saat-saat aku sedang sakit seperti ini. Iya-ya, memang itu telah menjadi buah pikiranku juga, tapi aku belum fokus kesana, tapi harus benar-benar mulai kupikirkan dari sekarang. Seperti kata Kakakku, bahwa aku harus punya target kapan? dan harus diniatkan dengan sungguh-sungguh, insya Allah semua akan terwujud. Tapi tetep tidak mudah bagiku yg pemalu seperti ini mencari wanita seperti itu, hihihihi....

Eits kok jadi cerita ke sini sih, ^^. Okelah terima kasih Umak, wanita tercinta dalam hidupku....

Selasa, 11 Januari 2011

Untuk adikku alya.... ^_^

kakak titip sebahagian hatiku di jantungmu

tapi jangan kau terlau rasakan adanya hati ini padamu

biarlah dia seolah-olah ada di setiap detak jantungmu

tapi tetap rasakan biasa saja

sebagaimana kau bernafas, tanpa peduli seberapa banyak udara yg kau hirup



kakak telah titipkan jodohku padaNYA

Dia lah penentu yg terbaik untukmu juga untukku

maka biarlah kau percayakan padaNYA

tapi tetap kau rasakan bahwa ada yg istimewa

setidaknya dulu, mungkin masih sekarang & belum tau bagaimana kedepan...



kakak percaya adik seorang putri pilihan

tapi kakak berusaha merasa biasa saja

meski musuh iman yg senantiasa menghanyutkan menggoda keteguhan

biaralah jaga hatimu untuk imammu, dan itu mungkin juga bukan kakak...

tersenyumlah, tetap begitu, karena damai hatimu akan menunggu penantian



adik boleh bersedih,

tapi jangan terlalu membunuh kehidupanmu

dunia ini masih membutuhkanmu, dan juga pangeranmu



meski kata2 ini mungkin menggombal di telingamu

tapi anggaplah biasa saja

karena tak mudah menyampaikan rasa dalam kata2

bahkan ragapun tak mampu berkutik, bila berhadap muka



maka cukuplah rasa ini, rasa yg biasa

yg menjadi biasa dalam hari-hari biasa...

percayalah rasa yg luar biasa akan hadir di hari2 yg luar biasa

pada waktunya....

Entri Populer