Malam ini, akan menjadi malam pertama dimana besok aku kembali bekerja, tidak seperti biasanya, karena aku baru saja sembuh dari sakit. Ya, sakit yang telah memberiku banyak hikmah. Meski tak terlalu parah sakitku, tapi cukuplah untuk menyadarkanku, betapa aku banyak sekali telah melupakan hal-hal kecil yang memang sering aku lupakan selama ini.
Salah satu diantaranya adalah hubunganku dengan Umakku, seminggu ini aku benar-benar merasakan kembali full menu spesial dari Umakku, hmmm salah satu obat termanjur untuk sakitku, hehehe.... tapi dibalik itu, aku terpikir betapa aku masih merepotkan Umakku sampai usiaku yg sudah hampir 1/4 abad ini, jauh-jauh Umak rela datang ke tempatku, khusus untuk merawatku, bahkan meninggalkan Baba sendirian di kampung. Maaf Baba, Umak padaku sementara ini, ^^ . Umak yang semakin senja usianya, tak tega juga aku melihatnya ikut susah memikirkan anaknya, bahkan ada sempet temen kerja ku yang besuk "menyindirku" tuk jangan merepotkan Umak lagi, maka carilah "Wong rumah" biar ada yang mengurusku terutama di saat-saat aku sedang sakit seperti ini. Iya-ya, memang itu telah menjadi buah pikiranku juga, tapi aku belum fokus kesana, tapi harus benar-benar mulai kupikirkan dari sekarang. Seperti kata Kakakku, bahwa aku harus punya target kapan? dan harus diniatkan dengan sungguh-sungguh, insya Allah semua akan terwujud. Tapi tetep tidak mudah bagiku yg pemalu seperti ini mencari wanita seperti itu, hihihihi....
Eits kok jadi cerita ke sini sih, ^^. Okelah terima kasih Umak, wanita tercinta dalam hidupku....
Jumat, 28 Januari 2011
Langganan:
Postingan (Atom)
Entri Populer
-
Malam ini, akan menjadi malam pertama dimana besok aku kembali bekerja, tidak seperti biasanya, karena aku baru saja sembuh dari sakit. Ya, ...
-
...... Harapan itu sepertinya takkan berbalas, ketika sebuah pernyataan tak terduga seolah telah menjadi hijab hatinya untukku. Tap...
-
Aku ingin curhat tentang apa-apa yang terjadi belakangan ini dalam keseharianku, mohon maap kalo ada yg tidak berkenan, setidaknya aku ingin...
-
Malam yang dingin, gemuruh di atas awan, kilatan cahaya berpijar membelah gelap, itulah suasana saat jemari ini menari-nari diatas huruf-hur...
-
Malam ini, aku mengintip bidadari itu. Dia nampak begitu jelita namun tetap bersahaja, berpeluh rindu merangkai asa, bilakah cintaku ber...
-
lagi, hujan kali ini membuat aku merenung.... kemana lagi perginya semangat itu... jiwa raga ini lelah terus mengeluh... aku seperti b...
-
kakak titip sebahagian hatiku di jantungmu tapi jangan kau terlau rasakan adanya hati ini padamu biarlah dia seolah-olah ada di setiap d...
-
Enggak tau, setiap hujan turun, ada saja waktuku terbuai untuk merenungi kehidupanku. Kali ini hujan turun tidak terlalu deras tapi betah ju...